Kata Sambutan Kepala Laboratorium
Laboratorium Kimia Dasar berada dibawah pengelolaan satu unit yang dinamakan Laboratorium Ilmu-ilmu Dasar (LIDA), yang mengemban tugas untuk memberikan pelayanan kegiatan praktikum dan penelitian. Saat ini layanan praktikum mencakup mahasiswa yang berasal dari fakultas MIPA, Pertanian, Kehutanan dan Teknik. Untuk layanan penelitian ditujukan untuk mahasiswa S1, pascasarjana dan dosen dalam mengembangkan keilmuan dan peran sebagai peneliti.
Adapun struktur organisasi Laboratorium Kimia Dasar terdiri dari Kepala Laboratorium, staff dosen, laboran, teknisi dan asisten laboratorium.
Kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tim pengelola website LIDA yang telah bekerja keras dan terus mengunggah informasi terbaru yang terjadi pada Laboratorium Kimia Dasar ini. Harapan kita semua semoga website ini dapat memberikan informasi yang memadai dan bermanfaat bagi semua yang berkepentingan.
Saran dan kritik dari pengunjung kami harapkan untuk pengembangan dan perbaikan penyajian website ini kedepannya.
Sabarmin Peranginangin, S.Si., M.Si
Staf Ahli Laboratorium
Staf Ahli Kimia Dasar bertugas menelaah dan memberi masukan kepada Kepala Laboratorium dalam melaksanakan tugas profesional, menjadikan laboratorium sebagai sarana praktikum dan penelitian kompeten.
Dr. Helmina Br. Sembiring, M.Si
Dr. Muhammad Taufik, S.Si, M.Si
Saharman Gea, Ph.D
Prof. Dr. Harry Agusnar, M.Sc. M.Phill
M. Zulham Efendi Sinaga, S.Si, M.Si
Dr. Adil Ginting M.Sc.
Dede Ibrahim, S.Si, M.Si.
Dr. Cut Fatimah Zuhra S.Si., M.Si.
Dr. Darwin Yunus Nasution, MS.
Dr. Sovia Lenny S.Si., M.Si.
Prof. Dr. Zul Alfian, M.Sc
Rikson Siburian, Ph.D.
Crystina Simanjuntak S.Si., M.Si.
Dr. Juliati Tarigan, M.Si.
Dr. Andriayani, S.Pd, M.Si.
Suci Aisyah Amaturrahim S.Si., M.Si.
Boby Cahyady S.Si., M.Si.
Indah Revita Saragi S.Si., M.Si
Asisten Laboratorium
Asisten Kimia Dasar adalah orang yang bertugas membantu Laboran dan Kepala Laboratorium dalam melaksanakan tugas dengan profesional sehingga menjadikan Laboratorium Kimia Dasar sebagai sarana mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran melalui kegiatan praktikum dan penelitian untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam bidang kimia.
Alat Praktikum Kimia Dasar
Neraca Analitik
Berfungsi untuk menimbang atau mengukur jumlah zat yang akan digunakan.
Oven Laboratorium
Berfungsi untuk mengeringkan alat-alat gelas dan mengeringkan bahan/sampel.
Hot Plate Stirer
Berfungsi untuk memanaskan dan menghomogenkan suatu larutan dengan pengadukan.
pH Meter
Berfungsi untuk mengukur derajat asam dan basa.
Corong
Berfungsi untuk menyaring cairan kimia.
Bola Karet
Berfungsi untuk menghisap larutan yang akan diukur.
Desikator
Tempat penyimpanan bahan uji kadar air serta mendinginkan sampel.
Mortal dan Alu
Berfungsi untuk menggerus dan menghaluskan suatu zat.
Bunsen
Berfungsi untuk membakar zat dan memanaskan larutan.
Beaker Glass
Berfungsi untuk menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah banyak.
Erlenmeyer
Menyimpan dan memanaskan larutan serta menampung filtrate.
Labu Ukur
Berfungsi untuk menampung dan mencampur larutan kimia.
Tabung Reaksi
Berfungsi untuk menampung larutan dalam jumlah yang sedikit.
Pipet Tetes
Berfungsi untuk memindahkan beberapa tetes cairan kimia.
Lemari Asam
Menyimpan bahan asam tinggi dan tempat reaksi kimia berbahaya.
Statif dan Klem
Berfungsi sebagai penyangga buret.
Buret
Berfungsi untuk mengeluarkan larutan dengan volume tertentu.
Rak Tabung Reaksi
Berfungsi sebagai tempat tabung reaksi.
Indikator Universal
Berfungsi untuk mengukur derajat keasaman dan kebasahan.
Furnace
Berfungsi untuk mengabukan zat dan menentukan kadar C-Organik.
Oven (Memmert)
Mengeringkan alat gelas, bahan/sampel, dan uji kadar air.
Waterbath (Memmert)
Menguapkan zat atau larutan pada suhu yang tidak terlalu tinggi.
Laminar Air Flow
Berfungsi untuk mensterilkan alat laboratorium dari mikroba.
Stopwatch
Berfungsi untuk menghitung waktu.
Topik Kegiatan
| No | Judul Praktikum | Tujuan | Semester | Jlh Tatap Muka |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Pembuatan Ester | Untuk mengetahui cara mensintesis ester secara laboratorium | Genap | 8 |
| 2 | Struktur Senyawa | Untuk mengetahui model tiga dimensi dari suatu senyawa | Genap/ Ganjil | 8/ 10 |
| 3 | Identifikasi Karbohidrat | Untuk mengetahui cara identifikasi karbohidrat secara kualitatif | Genap | 8 |
| 4 | Identifikasi Protein | Untuk mengetahui cara identifikasi protein secara kualitatif | Genap | 8 |
| 5 | Titrasi Asam Basa | Untuk mengetahui cara menstandarisasi larutan penitrasi | Genap | 8 |
| 6 | Saponifikasi Ester | Untuk mengetahui cara pembuatan sabun | Genap | 8 |
| 7 | Reaksi-reaksi Kimia | Untuk mengetahui reaksi kimia senyawa organik | Genap/ Ganjil | 8/10 |
| 8 | Analisa Melalui Pengendapan | Untuk mengetahui fungsi penambahan reagen | Genap | 8 |
| 9 | Adsorbsi Larutan | Untuk mengetahui cara kerja arang aktif | Ganjil | 10 |
| 10 | Pengendalian Keasaman (pH) Larutan Buffer | Untuk mengetahui jenis-jenis larutan buffer | Ganjil | 10 |
| 11 | Reaksi Redoks | Untuk mengetahui beberapa reaksi redoks | Ganjil/ Genap | 10/8 |
| 12 | Penentuan Rumus Empiris | Untuk mencari rumus empiris suatu senyawa | Ganjil | 10 |
| 13 | Kesetimbangan Kimia | Untuk mengukur konstanta kesetimbangan | Ganjil | 10 |
| 14 | Hasil Kali Kelarutan | Untuk mencari rumus empiris suatu senyawa | Ganjil | 10 |
| 15 | Skala pH dan Penggunaan Indikator | Untuk mengetahui pH dari suatu sampel | Ganjil | 10 |
| 16 | Kinetika Kimia | Untuk mengukur perubahan konsentrasi pereakasi menurut waktu | Ganjil | 10 |
| 17 | Uji Molekul Hayati | Untuk mengetahui cara identifikasi karbohidrat dan protein secara kualitatif | Ganjil | 10 |
| 18 | Ekstraksi | Untuk mengetahui senyawa dan pelarut yang terdapat pada sampel | Ganjil | 10 |
Informasi Kontak
Laboratorium Kimia Dasar
Laboratorium Ilmu Dasar Universitas Sumatera Utara
Jalan Tridharma No. 7 Kampus USU
Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20155